Islam Sebagai Doktrin dan Islam Sebagai The Way of Life

ISLAM SEBAGAI DOKTRIN

Manusia diciptakan dan terlahir dari berbagai macam latar belakang yang berbeda, perbedaana latar belakang mempengaruhi cara pandang mereka terhadap sesuatu pula. Perbedaan yange berkesinambungan dan berlangsung sangat lama yang berasal dari berbagai tempat dan masa, menimbulkan suatu peristiwa terkait dengan agama yang beraneka ragam dan berbeda-beda walau dengan kepercayaan dan keyakinan yang sama, yaitu rasa hati atau nurani untuk percayaa pda Tuhan dan kewajiban untuk menyembah-Nya.

  • Definisi Doktrin serta Doktrin yang Ada Pada Agama Islam. Doktrin ialah sebuah kata yang berasal dari bahasa Inggris Doctrine yang memiliki arti ajaran. Yang kemudian digunakan sebagai pembentuk kata doktrina yang berarti sesuatu yang bersifat ajaran dan berkaitan dengan ajaran. Terdapat pula kata Doctrinaire yang memiliki arti sebagai sesuatu yang bersifat teoritis serta tidak praktis. Doktrin dikenal masyarakat sebagai suatu ajaran yang bersifat mutlak (Absolute). Doktrin dapat diartikan sebagai suatu ajaran yang bertujuan untuk membangun sebuah agama yang lainnya dengan ajaran-ajaran yang bersifat mutlak. Ajaran-ajaran mutlak tersebut didasarkan pada kebenaran tekstual (wahyu) yaitu seluruh kebenaran yang ada dalam kitab-kitab suci, sehingga disebut sebagai doktrin kebenaran.3 Doktrin kebenaran tersebut berkaitan dengan keyakinan serta kepercayaan terhadap Islam sebagai agama yang suci dan memiliki kebenaran yang bersifat mutlak (absolute). Doktrin kebenaran bersifat individual yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa semangat serta motivasi dari setiap individunya dalam menjalankan kewajiban beribadah untuk meningkatkan kualitas ibadah mereka. Doktrin keberagaman, doktrin ini mengajarkan bahwa Islam menjelaskan tentang keanekaragaman dan perbedaan yang ada di dunia ialah suatu hal yang tidak bisa dihindari dikarenakan hal ini ialah bawaan dari setiap manusia. Doktrin ini bersifat sosial, yang memiliki tujuan untuk berkomunikasi di lingkungan sosial dengan adanya perbedaan agama, suku, ras, dan golongan, serta meyakini bahwa sudah sepatutnya manusia untuk saling menghargai dan tidak mudah menghakimi (menilai) terhadap keanekaragaman yang ada di lingkungan sosial.
  • Trilogi Doktrin atau Ajaran Islam. Trilogi Doktrin Islam merupakan tiga pondasi utama atau tiga pokok ajaran Islam yang saling berkaitan erat untuk membangun dan mengembangkan kualitas ibadah yang didasarkan pada ajaran-ajaran agama islam yang diajarkan oleh Allah SWT. kepada Nabi Muhammad SAW. melalui perantara Malaikat Jibril As. Berikut trilogi ajaran/doktrin: Iman; Islam; Ihsan. 
  • Korelasi Iman, Islam, dan Ihsan (Trilogi Doktrin/Ajaran Islam). Tiga hal yang menjadi ajaran pokok Islam tersebut merupakan hal-hal yang berkaitan satu dengan lainnya dan tidak dapat dipisahkan. Satu hal dengan lainnya saling mengisi dan melengkapi, yaitu Iman ialah kepercayaan dan keyakinan dalam hati manusia, Islam merupakan kepatuhan, ketundukan, dan keselamatan, serta Ihsan ialah selalu berperilaku baik karena Allah SWT selalu melihat dan mengetahui perbuatan serta ibadah umat-Nya.

Islam Sebagai Way of Life

Untuk menjalani kehidupan manusia memerlukan aturan dan konsep sebagai way of life untuk menjalani kehidupan yang bahagia dunia dan akhirat, islam sebagai pandangan hidup manusia berarti segala aktivitas yang dilakukan oleh manusia harus berdasarkan ajaran islam. Aturan dasar ajaran islam terdapat dalam al-Qur’an untuk dijadikan way of life mencakup keyakinan (al-I’tiqadi), akhlak (al-akhlaqi), tingkah laku (al-suluki), perasaan (al-syu’uri), pendidikan (al-tarbawi), sosial (al-ijtimai), militer (al-askari), politik (al-siyasi), dan peradilan (al-jina’i). Kedatangan agama islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW dipercayai akan menjamin terwujudnya kesejahteraan lahir dan batin bagi manusia, islam memberikan petunjuk bagi manusia untuk menyikapi kehidupan secara lebih bermakna dan seluas-luasnya. Islam sebagai way of life mengajarkan bahwa kehadirannya menjadi “rahmatan lil ‘alamin” yang terwujud dalam berbagai aspek kehidupan. Islam dapat diartikan sesuai dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan, dan teknologi, sehingga islam sangat diperlukan. Islam tidak hanya dikenal sebagai agama namun juga sebagai peradaban (Islam is both a religion and a civilization). Islam dan peradaban adalah satu kesatuan yang tidak mungkin dipisahkan, kehadiran islam membawa sebuah konsep dan misi peradaban yang mewadahi kebahagiaan umatnya, peradaban islam jelas secara konsep, makna, karakteristik, dan kontribusi terhadap manusia dan kemanusiaan. 

Prinsip Islam Sebagai Doktrin dan Pandangan Hidup

Islam sebagai agama yang Rahmatan Lil’alamiin memiliki prinsip-prinsip yang dapat dijadikan sebagai landasan operasional. Adapun prinsip islam sebagai doktrin dan pandangan hidup manusia antara lain:
  1. Sesuai dengan fitrah manusia
  2. Keseimbangan antara dunia dan akhirat
  3. Sesuai kondisi zaman
  4. Tidak mempersulit manusia
  5. Sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan
  6. Berorientasi pada masa depan yang lebih baik
  7. Persamaan derajat
  8.  Keadilan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Popular Culture Studies: An Analysis of Puritan’s Hegemony in The Nathaniel Hawthorne’s The Scarlet Letter

A Short Story #1; A Fairy Tale - A Moment of Joy in a Previous Life

Pendekatan Pluralistik Religious